Gaya Design - Presentation Cycle
slide1
slide2
slide3
slide4
..:: ditbekangad ::..
MANTAN DIRKUAD

  • DIRKUAD - I

    Mayjen TNI Prof. Dr. Arifin Abdurachman

  • DIRKUAD - II

    Letkol R. Padmosuwarno

  • DIRKUAD - III

    Letkol RM Haryono

  • DIRKUAD - IV

    Letjen TNI H. KRMH Soeryo Wiryohadiputro

  • DIRKUAD - V

    Mayjen TNI Buang Siswo Darsono

  • DIRKUAD - VI

    Brigjen TNI Badarusamsi

  • DIRKUAD - VII

    Mayjen TNI R. Sumarto Haryono

  • DIRKUAD - VIII

    Brigjen TNI Slamet Haryono

  • DIRKUAD - IX

    Mayjen TNI Soehanto

  • DIRKUAD - X

    Brigjen TNI Maskanan

  • DIRKUAD - XI

    Brigjen TNI Burhanuin Siregar

  • DIRKUAD - XII

    Brigjen TNI H.R. Soemarno

  • DIRKUAD - XIII

    Brigjen TNI Hari Kiswanto

  • DIRKUAD - XIV

    Brigjen TNI HS. Momon H. Adiputra

  • DIRKUAD - XV

    Brigjen TNI Soetarto

  • DIRKUAD - XVI

    Brigjen TNI I Made Kerana

  • DIRKUAD - XVII

    Brigjen TNI H. Suhendri. M, SE, MBA

  • DIRKUAD - XVIII

    Brigjen TNI H. Santoso Yuwono, SE

  • DIRKUAD - XIX

    Brigjen TNI Ir. H. Yayat Rochadiat MM, MBA

  • DIRKUAD - XX

    Brigjen TNI Minwar Hidayat SH

  • DIRKUAD - XXI

    Brigjen TNI Sumarwoto

  • DIRKUAD - XXII

    Brigjen TNI Hadi Rudito, SE

  • DIRKUAD - XXIII

    Brigjen TNI Bambang Ratmanto, ST, MM

  • DIRKUAD - XXIV

    Brigjen TNI Yus Adi Kamrullah

  • DIRKUAD - XXV

    Brigjen TNI Teddy Hernayadi


Clean Elegant Login Form with Avatar

LOGIN PERATURAN


PERATURAN
2012
2013
2014
2015



KONTAK KAMI
Animated Background Image | jquerydemo.com

artikel
ARTIKEL

Rabu, 11 Nopember 2015, 03:23:13
Karakteristik Kehendak Manusia
Penulis : Mayor Cku Suiyanto, S. Sos.
 
  Saat ini merupakan zaman globalisasi dimana ilmu pengetahuan dan teknologi sudah memasuki berbagai sektor dalam aktifitas kehidupan. Menyikapi hal tersebut terdapat perubahan yang sangat signifikan tentang peran, arti dari seorang pemimpin dihadapkan perkembangan saat tempo dulu dengan zaman sekarang ini. Pemimpin yang baik adalah diciptakan bukanlah dilahirkan secara natural tetapi dikembangkan melalui suatu proses panjang yang tidak pernah berhenti dari pembelajaran sendiri, pendidikan dan latihan serta pengalaman yang luas dalam rangka meningkatkan kemampuan. Untuk dapat menjadi pemimpin di era globalisasi/modern ini agar dapat berhasil diantaranya harus memiliki karakter dari diri pemimpin itu sendiri.

  Menurut bahasa, karakter adalah tabiat atau kebiasaan, sedangkan menurut ahli psikologi, karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. Karena itu, jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui, maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu. Dilihat dari sudut pengertian, ternyata karakter dan akhlak tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Keduanya didefinisikan sebagai suatu tindakan yang terjadi tanpa ada lagi pemikiran lagi karena sudah tertanam dalam pikiran, dan dengan kata lain, keduanya dapat disebut dengan kebiasaan. Sebagai seorang pemimpin  harus memiliki karakter yang unggul sehingga akan dapat melaksanakan tugas sebagai pemimpin tersebut dan bisa membawa untuk perubahan/make different.

  Pemimpin dapat  membuat organisasi berbeda dengan sebelumnya namun memberikan hasil yang besar dan efektif. Dalam konteks spiritualitas menyatakan perlunya perubahan dari waktu ke waktu menuju kebaikan. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus pula lebih baik dari hari ini. Kalau tidak maka manusia akan berada dalam keadaan merugi.

  Ada banyak faktor yang membuat manusia menjadi ciptaan yang istimewa. Selain kemampuan intelegensi, bahasa religiusitas, manusia dikaruniakan oleh Tuhan dengan kehendak bebas. Kehendak bebas adalah hak dan kondisi yang dibutuhkan manusia untuk hidup secara normal. Tanpa ini manusia kehilangan kebebasan, kemandirian, kreatifitas, tanggungjawab moral, nilai-nilai moral dan martabat dari kehidupannya.

  Apakah kehendak bebas manusia masih murni dan netral ? Bagaimana kita harus memahami kehendak bebas manusia?  Kehendak  bebas  adalah  kemampuan  kehendak manusia dengan kebebasan memilih, kemampuan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Kehendak manusia pada hakekatnya bebas dan tidak dapat dibelenggu. Seorang yang bebas adalah seorang yang dapat melakukan sesuai dengan kehendaknya dan menanggung apa yang ia kehendaki dan kebebasan berarti tidak adanya paksaan dari luar. Kehendak bebas adalah kemampuan membuat pilihan tanpa kecendrungan atau keterikatan.

  Semua perjuangan yang sangat menekankan dan memutlakkan kebebasan memilih dan memutuskan bertolak dari pandangan yang demikian yaitu bahwa manusia memiliki kehendak bebas yang netral.  Terdapat beberapa pandangan tentang sifat dan karakteristik kehendak manusia, pandangan-pandangan ini memperlihatkan kepada kita bahwa kehendak manusia sudah tercemar dan terbelenggu oleh dosa sebagai berikut  :

Will to Pleasure.

  Pada dasarnya manusia selalu memiliki dorongan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan yang memberi kepuasan secara psikis, biologis khususnya sexsual. Kecendrungan pada kenikmatan ini ada yang bersifat wajar dan normal tetapi ada juga yang bersifat tidak wajar dan bersifat destruktif. Dalam perspektif spiritualitas, kecendrungan ini kita pahami sebagai kecendrungan untuk memuaskan hawa nafsu yang berdosa. Manusia sering menganggap apa yang memberi kenikmatan dan kepuasannya adalah baik. Dalam hal ini manusia tidak dapat membedakan apa yang baik dan benar dari kehendakNYA.

Will to Power.

  Kecendrungan utama dalam diri manusia adalah kehendak untuk berkuasa, termasuk di dalamnya ambisi yang berlebihan, keinginan untuk mencapai  yang diluar kewajaran, keinginan yang ambisius pada kedudukan, anggapan diri superior. Kejahatan manusia dalam dunia sering kita saksikan di berbagai media, hal ini mencerminkan kecendrungan manusia seperti ini. Kekuasaan politik yang korup dan jahat membuktikan kebenaran kehendak manusia dikuasai oleh dosa, sehingga kehendak manusia hanya untuk kepentingan dan kebesaran dirinya.

Will to Meaning.

  Motivasi yang terbesar yang menjadi dorongan kehendak dalam diri manusia adalah menemukan makna. Jika seseorang tidak menyadari makna yang ia kehendaki, maka ia akan mengalami kenihilan dan kehampaan hidup. Manusia senantiasa mencari dan membangun makna dalam hidupnya. Tetapi adakah kebermaknaan hidup diluar kehendak Tuhan itu sendiri ? dengan natur manusia yang demikian manusia akan berusaha untuk menemukan dan mengalami makna dalam hidupnya. Dengan pemahaman kodrat manusia yang demikian kita akan dapat memahami, mengapa banyak orang ingin menjadi filantropis (cinta kasih terhadap sesama manusia). Sesungguhnya diluar anugrah Tuhan manusia tidak akan menemukan makna hidup yang sesungguhnya.

Will to Self Actualize.

  Ada banyak kebutuhan manusia, dari kebutuhan jasmani sampai kebutuhan psikis dan rohani. Menurut Abraham Maslow, kebutuhan manusia dicapai tahap demi tahap. Namun pada akhirnya kebutuhan manusia tertinggi adalah aktualisasi diri. Pandangan ini sebenarnya mirip dengan pandangan Will To Meaning. Menurut Maslow aktualisasi diri adalah kebutuhan dan keinginan manusia yang kodrati. Oleh sebab itu manusia selalu memiliki kecendrungan untuk mengaktualisasikan dirinya, yaitu menjadikan dirinya berarti atau bernilai. Untuk mencapai ini seseorang harus membuang ilusi dan angan-angan yang salah dalam hidupnya. Sesorang harus menemukan apa yang baik dan buruk dan menemukan misi dan tujuan hidupnya.

  Sebagai kesimpulan daripada penulisan ini bahwa agar kita kelak dapat menjadi seorang pemimpin yang baik, seyogyanya kita harus terus mengasah karakter yang telah menjadi ciri diri kita. Karakter ini akan membawa kita ke arah hidup yang baik sesuai dengan ajaran yang diberikan ,untuk ini agar senantiasa selalu berdoa kepada Tuhan mohon bimbinganNYA dan senantiasa untuk selalu mendengar suara hati karena suara hati kita adalah suara yang tak pernah dusta.



..:: ditbekangad ::..
DIRKUAD





Brigjen TNI Sasongko Hardono, S.Sos





LIST ARTIKEL
Kunjungan Ke Rumah Sehat Terpadu Dompet Duafa Parung
Shodaqoh Membawa Berkah
Keutamaan Membangun Masjid Walau Hanya Memberi Satu Bata
Manfaat Kesehatan Juice Seledri
OPTIMALISASI PELAKSANAAN KOMUNIKASI SOSIAL TNI AD UNTUK MENGANTISIPASI GERAKAN TERORISME DALAM MENGHADAPI PROXY WAR
Peran Keuangan Pusat (KUPUS) dalam penyusunan Laporan Keuangan Wilayah (UAPPA-W)
Implementasi Teknologi Untuk Menunjang Pelaksanaan Tugas Kusatker Dalam Rangka Mendukung Tugas Satuan
Analisis Dampak Melemahnya Rupiah Terhadap Dollar AS
Ingin Kumiliki Aset Negara
Karakteristik Kehendak Manusia


STATISTIK

143552

   Pengunjung hari ini : 9
   Total pengunjung : 46555

   Hits hari ini : 18
   Total Hits : 143552

   Pengunjung Online: 1


LINK KESATUAN
   Kemhan
   Mabes TNI
   TNI AD
   TNI AL
   TNI AU

Copyright @2015 Ditkuad, All rights reserved